Senin, 11 Februari 2013

OBAT HIPERTENSI = BUAH NAGA

BUAH NAGA (Pitaya) dapat dikonsumsi sebagai obat HIPERTENSI, Zat  yang terkandung di dalam buah naga ialah serat, kalsium, zat besi, dan fosforus yang cukup bermanfaat untuk merawat penyakit darah tinggi atau Hipertensi. Selain itu Buah Naga juga bermanfat  untuk memperbaiki penglihatan mata kerana kandungan karotenoidnya yang tinggi. Fitokimia di dalam buahnya juga diketahui dapat merendahkan risiko kangker, menurunkan kolestrol dan penyeimbang gula darah, zat karsinogen yang terdapat dalam buah naga dapat memperlancar proses pencernaan,.

Menurut Badan Litbang Pertanian  Indonesia menyatakan bahwa buah naga dapat menurunkan Tekanan Darah Tinggi atau Hipertensi,menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, serta meningkatkan kerja otak. Zat fitokimia di dalam buah naga dapat menurunkan resiko kanker, dan sangat baik untuk sistem peredaran darah. Buah ini juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.

Kandungan Zat Buah Naga

Buah Naga mengandung 80 persen air, vitamin C, serat, kalsium, zat besi dan fosforus yang bermanfaat untuk mengatasi penyakit tekanan darah tinggi atau Hipertensi.  Kandungan serat pada buah naga yang mencapai 0.7-0.9 gram dalam setiap gramnya juga sangat berguna dalam sistem pencernaan dan menurunkan kadar kolesterol.

Cara Konsumsi Buah Naga

Buah Naga biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang dahaga, karena buah naga mengandung kadar ait tinggi sekitar 90 persen dari berat buah.  Rasa dari buah naga ini cukup manis karena kadar gula yang terkandung di dalamnya mencapai 13-18 briks.  Buah naga juga bisa disajikan dalam bentuk jus, sari buah, manisan, selai, keripik atau beragam bentuk penyajian lainnya. 


BUAH NAGA PENURUN BERAT BADAN
 
Salah satu obat yang paling banyak dicari saat ini adalah ramuan penurun berat badan. Permintaan yang semakin meningkat karena di Indonesia, jumlah penderita obesitas atau kelebihan berat badan semakin bertambah setiap tahunnya.  Menurut majalah tempo, pada tahun 2010, sekitar kurang lebih 38 persen dari penduduk Indonesia menderita kelebihan berat badan. Hal ini tentu saja mengkhawatirkan karena penderita obesitas sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit seperti jantung, tekanan darah tinggi, stroke, sampai kolesterol tinggi. Bahkan obesitas meningkatkan resiko kematian seseorang, sama seperti rokok. Selain rentan penyakit, obesitas juga berdampak pada penampilan terutama para wanita. Biasanya para wanita akan kurang percaya diri jika memiliki tubuh yang agak gendut.

Ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk mengurangi lemak dalam tubuh, salah satu cara yang paling ampuh dan sangat dianjurkan oleh para ahli adalah dengan berolahraga secara teratur. Namun untuk memaksimalkan proses pengurangan berat badan, anda bisa melakukan olahraga teratur sambil mengkonsumsi buah naga. Buah naga adalah buah konsumsi yang terkenal memiliki kandungan serat yang sangat tinggi dan baik untuk pencernaan dan metabolism. Serat dapat membantu menyerap kolesterol jahat yang kita konsumsi dan membuangnya bersama feses. Selain itu, serat membantu mempercepat proses pencernaan dari mulai lambung hingga ke pembuangan sehingga metabolism akan semakin lancar.

Metabolism yang lancar akan membantu anda untuk menurunkan berat badan secara signifikan. Dengan lancarnya pencernaan, anda juga akan mendapatkan manfaat lain dari konsumsi buah yang juga dikenal dengan nama dragon fruit ini, yaitu mengurangi resiko sembelit atau konstipasi. Kebiasaan makan yang lebih banyak mengkonsumsi makanan berlemak namun memiliki kandungan serat sedikit dipercaya oleh para ahli dapat meningkatkan timbunan lemak dalam tubuh. Maka, sari buah naga dapat anda konsumsi secara rutin untuk mencukupi kebutuhan serat harian yang dibutuhkan oleh tubuh. Ur Kini anda tidak perlu lagi khawatir dengan timbunan lemak, program olahraga dan konsumsi buah naga secara teratur merupakan satu paket penurun berat badan yang paling efektif.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar