Sabtu, 30 November 2013

Kejibeling Obat Hipertensi

Tanaman keji beling (Strobilanthes crispus) adalah tanaman  yang biasa ditanam masyarakat sebagai tanaman pagar, bisa tumbuh hampir diseluruh wilayah Indonesia. Tumbuhan ini merupakan perdu yang berasal dari Madagaskar menyebar ke Indonesia dan tumbuh subur,]Dalam bahasa lokal keji beling dikenal dengan sebutan : ngokilo, enyah kilo, keci beling (Jawa), picah beling (Sunda). Tanaman ini juga sebagai tanaman herba liar yang hidup menahun yang banyak manfaatnya bagi kesehatan dalam penyembuhan beberapa penyakit. keji beling ini digunakan untuk anti hipertensi, antisipilis, antioksidan, dan antimikroba, dan laksatif. 

Cara pemakaiannya umunya diseduh untuk dijadikan teh. Zat kalium dari tumbuhan ini menyebabkan tumbuhan ini menyebabkan diuretik, sehingga dapat melarutkan batu yang terbentuk dari garam kalsium oksalat pada kantung empedu, kantung kencing, dan ginjal. 

Kecibeling juga diketahui mengandung polifenol, katekin, kafein, tanin, dan vitamin.danya kandungan asam silikat menyebabkan penderita gastritis dilarang meminum rebusan keji beling. Selain itu, dapat juga menyembuhkan leukimia dan mencegah AIDS.

Sebuah percobaan pernah dilakukan terhadap mencit dengan menggunakan kecibeling ini, yang hasilnya dapat menyembuhkan nekrosis hati. Selain itu, dikabarkan bahwa kecibeling tidak beracun, dan mengandung antioksidan. Dibuktikan dengan tumbuhan ini yang hanya beracun terhadap kanker usus dan hati saja, ia tidak merusak sel sehat. Selain itu, diketahui tumbuhan ini lebih efektif membunuh sel kanker ketimbang obat-obatan kanker konvensional seperti tamoksifen, doksorubisin, paklitaksel, dan dosetaksel. Ia baik untuk menyembuhkan kanker payudara, dan prostat. Namun, yang jelas kecibeling berpotensial untuk dikembangkan sebagai tumbuhan pencegah kanker. Untuk mengurangi rangsangan pada lambung, lebih baik sewaktu merebus keji beling, dicampur dengan daun wungu.

Dari berbagai penelitian diketahui tanaman keji beling mengandung zat-zat kimia antara lain : kalium, natrium, kalsium, asam silikat, alkaloida, saponin, flavonoida, dan polilenoi. Kalium berfungsi melancarkan air seni serta menghancurkan batu dalam empedu, ginjal dan kandung kemih. Natrium berfungsi meningkatkan cairan ekstraseluler yang menyebabkan peningkatan volume darah. Kalsium berfungsi membantu proses pembekuan darah, juga sebagai katalisator berbagai proses biologi dalam tubuh dan mempertahankan fungsi membran sel. Sedangkan asam silikat berfungsi mengikat air, minyak, dan senyawa-senyawa non-polar lainnya.

Tumbuhan ini memiliki banyak mineral seperti kalium, kalsium, dan natrium serta unsure mineral lainnya. Disamping itu juga terdapat asam silikat, tannin, dan glikosida. Kalium pekat yang terkandung dalam keji beling bisa meluruhkan batu ginjal dan batu empedu. Unsur-unsur yang terkandung dalam daun keji beling yang bersifat diuretic dapat memperlancar sekresi gula dalam darah, menghancurkan gumpalan kholesterol dalam darah, membantu memperlancar proses pembuangan tinja yang keras sehingga bisa berfungsi sebagai pencahar. Disamping itu kandungan anti racun yang disinyalir terdapat dalam daun keji beling dapat menyembuhkan sakit akibat gigitan ular berbisa atau semut hitam. Ternyata manfaat tanaman ini sungguh luar biasa. Patut dilestarikan. Semoga sangat bermanfaat 

Sabtu, 16 November 2013

Obati Hipertensi Dengan Kayu Manis


Kayu manis (Cinnamomum verum, sin. C. zeylanicum) ialah pohon penghasil rempah rempah berupa kulit batang pohon itu. Kayu manis Termasuk ke dalam jenis rempah-rempah yang amat beraroma, manis, dan pedas. Orang biasa menggunakan rempah-rempah ke dalam makanan yang dibakar manis, anggur panas.

Kayu manis sudah sejak 5000 tahun yang lalu atau sejak zaman Mesir kuno sudah digunakan sebagai salah satu bumbu makanan yang populer, Kayu manis  disebutkan beberapa kali di dalam kitab-kitab Perjanjian Lama sebagai obat yang mujarab, Kayu manis  secara tradisional juga dijadikan sebagai suplemen untuk mengobati berbagai penyakit, dengan dicampur madu, misalnya untuk pengobatan penyakit radang sendi, kulit,jantung, dan perut kembung. 
Kayu manis jua sangat bermanfat untuk mengobati penyakit darah tinggi atau hipertensi caranya mudah saja, Kayu manis dapat dengan mudah  kita beli disemua tempat pasar tradisional maupun  supermarket. Caranya mudah saja,  ambil sepotong kayu manis kira-kira sepanjang jari telunjuk  kemudian diseduh dengan air panas/mendidih dan setelah hangat/dingin terus diminum. Kayu manis ini juga dapat dimasukan dalam minuman kopi, teh, atau susu sewaktu kita minum dipagi atau sore hari. Apabila diminum secara rutin seperti setiap hari kita minum kopi/teh, maka hipertensi akan normal kembali.  

Selain untuk mengobati Hipertensi atau Tekanan Darah Tingi,  Kayu Manis juga bermanfaat untuk menjaga stamina dan mengobati beberapa penyakit, antara lain:

1. Memenuhi Kebutuhan Serat & Mineral
   Kayu manis mengandung sedikit serat, kalsium, zat besi dan mangan. Meskipun jumlahnya     sedikit, tapi bisa membantu melengkapi kebutuhan serat dan mineral harian Anda.

2. Meringankan flu
Kandungan yang ada dalam kayu manis juga dapat mengurangi flu, terutama bila dikombinasikan dengan jahe. Di mana kandungan anti-inflamasi-nya membantu mengalirkan sirkulasi peredaran dalam tubuh. Sehingga perlahan flu pun bisa membaik, dan sembuh.

3.  Membantu Mengatur Gula Darah
Kayu manis membantu mengatur kadar gula darah, sehingga baik dikonsumsi penderita diabetes. Selain itu kayu manis juga bisa dikonsumsi bagi Anda yang ingin menstabilkan tingkat energi.
4. Mengurangi Kolestrol Jahat
Rempah-rempah dengan citarasa eksotis ini juga bisa mengurangi kadar kolesterol jahat atau LDL dalam darah. Taburkan 1-2 sendok teh bubuk kayu manis ke makanan Anda setiap hari untuk mencegah peningkatan LDL di dalam tubuh. Sebaiknya dibarengi juga dengan pilihan makanan sehat lainnya yang rendah kolesterol seperti sayuran dan buah segar.

5. Mencegah Penyakit Jantung
Kayu manis memiliki sifat anti-inflamasi yang membuatnya cukup  efektif dalam melindungi jantung terhadap sebuah kerusakan maupun infeksi, terutama di arteri yang dikarenakan makanan berlemak.

6. Berkhasiat sebagai anti-bakteri
Banyak digunakan untuk menyingkirkan bakteri jahat tanpa merusak gigi atau gusi. Itu sebabnya kayu manis banyak digunakan pada produk pasta gigi, obat kumur dan permen penyegar napas. Khasiatnya juga bisa didapatkan dengan mencampurkan bubuk kayu manis ke dalam teh, cokelat panas atau susu hangat.

7. Berfungsi Menyeimbangkan Hormon
Mengandung senyawa kimia alami cinnamaldehyde Menurut sejumlah studi, zat ini bisa meningkatkan hormon progesteron dan menurunkan produksi testosteron pada wanita, sehingga membantu menyeimbangkan hormon.
8. Mencegah penggumpalan darah
Cinnamaldehyde, minyak yang dihasilkan oleh kayu manis bisa mencegah darah untuk menggumpal. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis mengeluarkan asam lemak anti-peradangan yang disebut arachidonic. Asam lemak ini kemudian mengurangi radang dan penggumpalan darah.

9. Anti bakteri
Minyak alami dari kayu manis juga bisa mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri pada tubuh. Karena kemampuan anti-bakteri dan mikroba ini, peneliti bahkan menjelaskan bahwa kayu manis bisa digunakan sebagai pengawet makanan tradisional yang alami.

10. Mengontrol gula darah
Kayu manis mengandung antioksidan yang bisa membantu mengontrol tingkat gula darah. Kayu manis membantu proses pencernaan setelah makan dan membantu memperbaiki respon insulin pada pasien diabetes tipe-2. Satu gram kayu manis saja diketahui bisa menurunkan tingkat gula darah, triglycerides, kolesterol buruk, dan kolesterol total pada pasien diabetes. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis juga menurunkan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes.

11. Meningkatkan fungsi otak
Mencium bau kayu manis diketahui bisa meningkatkan aktivitas otak. Whfoods.com juga menjelaskan bahwa bau kayu manis bisa meningkatkan proses kognitif seseorang dan membantu dalam hal berkonsentrasi, mengingat, kecepatan bekerja pada program komputer.

12. Menurunkan kolesterol
Kayu manis mengandung kalsium, serat, dan banyak mineral seperti mangan. Untuk itu, kayu manis sangat cocok untuk kesehatan pencernaan, usus, serta melindungi dari penyakit jantung. Kayu manis juga bisa menurunkan kolesterol. Kalsium dan serat pada kayu manis juga membantu menghilangkan garam pada tubuh dan mencegah kanker usus. Tak hanya itu, serat pada kayu manis juga bisa mengobati konstipasi atau diare.

13. Menghangatkan badan
Kayu manis biasanya digunakan pada pengobatan tradisional China pada orang yang terkena demam atau influenza. Hal ini karena kayu manis mengandung zat yang membuat tubuh lebih hangat dan nyaman.
Itulah beberapa manfaat mengejutkan yang bisa didapatkan dari kayu manis. Jangan lagi menyepelekan khasiat kayu manis pada makanan atau minuman kalia
 



Selasa, 02 Juli 2013

Kacang Panjang Obat Hipertensi

Beruntunglah kita hidup di Tanah air yang subur makmur yang telah menyediakan berbagai aneka sayur mayur dan buah-buahan untuk mencukupi kehidupan kita, disamping untuk mencukupi kebutuhan pangan,  sayur mayur dan buah-buahan tersebut juga sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh kita, sayur mayur dan buah-buahan yang bermanfaat untuk pengobatan, salah satunya adalah Kacang Panjang yang bermanfaat untuk mengobati sakit Hipertensi Kacang Panjang  atau Vigna Sinensis sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh kita. Kacang yang tergolong kedalam jenis sayuran ini sangat berguna  untuk mengatasi penyakit Hipertensi,  mengendalikan kadar gula dalam darah,  memperkecil resiko stroke dan serangan jantung. Selain itu bisa meningkatkan fungsi organ pencernaan, menurunkan risiko kanker dan mengatasi sembelit. Kacang panjang dapat juga dijadikan sebagai obat seperti mengobati rematik, arthritis serta gangguan pada saluran kemih. Bagi  yang sering mengalami jerawatan,  dengan mengkonsumsi kacang panjang dapat membantu membersihkan kulit dari jerawat. Kacang ini juga cocok untuk penyembuhan pada luka bakar, mengatasi eksim pada anak-anak serta gangguan fungsi ginjal.

ZAT YANG TERKANDUNG DALAM KACANG PANJANG 
Kacang panjang memiliki beberapa kandungan zat yang baik untuk tubuh. Seperti betakaroten, klorofil, vitamin B1 dan B2, protein, tiamin, riboflavin, fosfor, zat besi, serat, dan pektin, serta serat pektin yang ada dalam biji dan kulit kacang panjang.

MANFAAT KACANG PANJANG
Sayuran ini berguna untuk mengatasi Hipertensi,  mengendalikan kadar gula darah, memperkecil resiko stroke, serangan jantung, mengatasi sembelit, dan meningkatkan fungsi organ pencernaan. Selain itu, ia juga memiliki sifat diuretic (peluruh kencing) tingkat sedang. Dengan mengkonsumsinya secara rutin diyakinin dapat membantu melancarkan buang air kecil.  Dengan mengkonsumsi kacang ini tentu mampu memenuhi nilai takaran gizi kita setiap harinya. Sebab kacang ini seimbang akan kandungan gizinya.

Di beberapa negara, kacang panjang digunakan untuk mengobati  lukar bakar, mengatasi diare, eksim, gangguan ginjal, dan gatal-gatal. Bagi yang beresiko terkena kanker payudara dan leukimia dapat memanfaatkan sayuran ini karena ia mengandung zat antikanker. Selain itu terdapat pula kandungan zat antioksidan, antivirus, dan antibakteri. Ia juga dapat meningkatkan fungsi sel darah merah, menyembuhkan beri-beri, mengatasi sakit pinggang, dan kurang darah,meningkatkan fungsi limpa, meningkatkan penyatuan DNA dan RNA, meningkatkan fungsi sel darah merah, beri-beri, demam berdarah, kurang darah, sakit pinggang, rematik, pembengkakan, meningkatkan nafsu makan, dan sukar buang air besar.

CARA PENGOBATAN
Mengobati Hipertensi dengan Kacang Panjang cukup mudah dan praktis, Kacang Panjang dapat langsung dimakan mentah begitu saja atau sebagai  lalapan diwaktu makan, jika kurang suka dengan sayur mentahan Kacang Panjang dapat dimasak sayur Tumis, sayur asem atau sayur apa saja yang anda suka, atau hanya dengan merebus saja. Banyaknya Kacang Panjang yang dimakan tergantung dari kondisi Tekanan Darahnya, jadi untuk setiap orang tidak sama, yang jelas mengobati Hipertensi dengan Kacang Panjang ini tidak ada efek sampingnya, berapa banyak "dosis"-nya tubuh akan merasakan cukup tidaknya kacang yang dikumsumsi, dan mengkonsumsinya bisa kapan saja jika tubuh terasa kurang enak karena tekanan darah meningkat, maka kacang panjang ini dapat dimakan.

CARA MENGATASI HIPERTENSI
Jika Anda telah mengidap Hipertensi,  Tidak ada cara lain yang dapat Anda lakukan selain mengobatinya. Cara mudah untuk mengatasinya adalah dengan banyak mengkonsumsi  buah-buahan kaya serat setiap hari, seperti Jeruk, apel, dan pisang merupakan beberapa buah-buahan yang paling direkomendasikan bagi penderita Darah Tinggi atau Hipertensi
Selain Kacang Panjang sayuran lain yang dapat  membantu proses pemulihan tekanan darah tinggi, antara lain bayam, brokoli,  dan buncis wajib ada di daftar menu harian Anda.
Selain itu juga lakukan diet tekanan darah tinggi. Pertama, diet asupan garam (sodium/natrium). Dengan cara jangan menaruh garam di atas meja makan, hal ini untuk menghindari penambahan garam pada masakan yang telah siap santap.  Selain itu, pilih makanan dengan jumlah sodium rendah. Batasi pula konsumsi daging dan keju serta hindari camilan yang bercita rasa asin. Bagi Anda yang hobi menambahkan saus, segeralah hentikan kebiasaan itu.
Perbanyak konsumsi asupan suplemen potasium/kalium 2-4 gram per hari. Potasium umumnya banyak terdapat dalam buah-buahan serta sayuran. Alpukat, melon, pare, labu siam, bligo, labu parang, mentimun, lidah buaya, seledri, bawang putih adalah sederet buah dan sayur yang tinggi potasium (Simak dalam tulisan-tulisan saya sebelumnya yang membahas tentang manfaat sayuran dan buah-buahan tersebut)
Makanan yang mengandung unsur omega 3 juga dipercaya dapat menurunkan tekanan darah. Pengobatan hipertensi biasanya dikombinasikan dengan beberapa obat diuretik seperti Tablet Hydrochlorothiazide (HCT) dan Lasix (Furosemide). Obat tersebut merupakan golongan obat hipertensi yang bekerja dengan merangsang pengeluaran cairan tubuh melalui urin. Ada pula Beta-blockers seperti Atenolol (Tenorim) dan Capoten (Captopril).
Obat-obat tersebut dipakai dalam upaya pengontrolan tekanan darah dengan cara memperlambat kerja jantung dan memperlebar (vasodilatasi) pembuluh darah.  Calcium channel blockers seperti Norvasc (amlopidine) dan Angiotensinconverting enzyme (ACEjuga biasa digunaan dalam pengontrolan darah tinggi atau hipertensi. Obat-obat tersebut bekerja dengan melenturkan dan melebarkan pembuluh darah.
Satu lagi metode lezat untuk mengobati tekanan darah tinggi, yaitu terapi jus. Anda dapat memilih jus buah, sayur, atau kombinasi dari keduanya.  Buah dan sayuran merupakan sumber vitamin, mineral, serat dan zat-zat berkhasiat lainnya yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Selain untuk meningkatkan kesehatan, buah dan sayuran juga banyak dimanfaatkan untuk terapi pengobatan. Kandungan mineral, vitamin, karotenoid, dan komponen lainnya yang terdapat pada buah dan sayuran diantaranya berkhasiat sebagai antioksidan untuk mencegah kanker, mengatasi gangguan pencernaan, menurunkan kolesterol tinggi, dan tekanan darah tinggi.  Beberapa jenis buah-buahan dan sayuran yang berkhasiat menurunkan tekanan darah tinggi antara lain seledri, ketimun, labu siam, selada air, lobak, tomat, belimbing wuluh, belimbing manis, semangka, wortel, pisang, apel, dan kiwi.
Berikut ini beberapa resep sehat untuk Anda coba. Pertama, kombinasi antara 200 gram labu siam dan mentimun yang dijus lalu minum airnya. Kedua, seledri kecil, lada air, dan air dingin.
Bahan-bahan tadi diblender, disaring, dan airnya diminum dua kali sehari. Selanjutmya, perpaduan antara belimbing manis dan semangka yang dijus dan minum airnya saja.  Wortel 250 gram, 50 gram seledri, dan 2 siung bawang putih juga dapat dijus bersama air, disaring, lalu diminum. Gabungan pisang ambon, tomat, jeruk mandarin, dan air juga dapat menjadi pilihan.

Minggu, 19 Mei 2013

Garam Penyebab Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan kondisi peningkatan tekanan darah secara kronis atau melebihi 140/90 mmHg. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, bahkan yang tidak Anda duga sekalipun.  Baru-baru ini sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Circulation menemukan bahwa pola makan yang mengandung garam tinggi selama beberapa tahun merupakan salah satu faktor yang dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Banyak orang tahu bahwa makan makanan yang asin alias mengandung banyak garam dapat menyebabkan tekanan darah naik dan memicu hipertensi. Tapi tahukah Anda mengapa kelebihan garam bisa memicu hipertensi?


Natrium dalam garam (NaCl) sebenarnya bermanfaat untuk menjaga regulasi volume dan tekanan darah, menjaga kontraksi otot serta transmisi sel saraf, serta membantu keseimbangan air, asam dan basa dalam tubuh.

Namun berdasarkan Panduan Umum Gizi Seimbang 2003, konsumsi garam tidak boleh lebih dari 6 gram (1 sendok teh) dalam 1 hari atau sama dengan 2300 mg natrium.

"Garam sangat erat dengan hipertensi. Setengah sendok teh garam saja bisa menaikkan tekanan sistolik naik sebesar 5 poin dan tekanan diastolik naik 3 poin, ini berdasarkan penelitian," jelas Fendy Susanto dari Nutrifood Research Centre, Program Development and Scientific Support, dalam acara Media Sharing 'Garam dan Hipertensi' di Penang Bistro Kebon Sirih Jakarta.

Ferdy menjelaskan, kandungan garam yang tinggi dalam tubuh dapat mengganggu kerja ginjal. Garam harus dikeluarkan dari tubuh oleh ginjal, tetapi karena natrium sifatnya mengikat banyak air, maka makin tinggi garam membuat volume darah meningkat.

"Volume darah semakin tinggi sedangkan lebar pembuluh darah tetap, maka alirannya jadi deras, yang artinya tekanan darah menjadi semakin meningkat. Ini juga dapat meningkatkan risiko hipertensi," jelas Ferdy.

Sebenarnya tidak hanya garam, lanjut Ferdy, faktor risiko hipertensi juga dipengaruhi beberapa hal, yaitu usia, riwayat keluarga penderita hipertensi, berat badan berlebih, gaya hidup kurang aktif, merokok, stres dan minum alkohol.

"Tapi dengan mengurangi konsumsi garam orang sudah bisa mengurangi risiko terkena hipertensi," lanjut Ferdy.

Hipertensi hanya awal, lanjut Ferdy, karena dibelakangnya telah menunggu berbagai penyakit serius, antara lain serangan jantung dan gagak jantung, stroke, gagal ginjal dan penyakit mata.

Berikut beberapa cara untuk mengurangi konsumsi garam:
  1. Konsumsi lebih banyak produk segar dan kurangi makanan olahan
  2. Batasi penggunaan garam pada makanan Anda dengan cara menggantinya dengan rempah-rempah tertentu yang dapat memperkaya rasa atau gunakan bumbu pengganti garam.
  3. Pilih produk makanan yang rendah garam
  4. Perbanyak konsumsi buah dan sayur
  5. Bila harus makan produk olahan, cerdaslah dalam membaca label.

Untuk melindungi jantung Anda dari pola makan tinggi garam, ada 4 penyebab utama tekanan darah tinggi lainnya seperti dikutip dari menshealth, berikut ini:

1.  Stres kronis
Stres kronis dapat meningkatkan tekanan darah Anda secara signifikan, ujar Eric Topol, MD. Untuk mengatasinya, minumlah segelas susu. Hal ini karena stres menurunkan kadar serotonin yang berfungsi membuat tubuh Anda tetap tenang dan kalem sedangkan susu mengandung protein whey. Menurut peneliti dari Belanda, protein whey dapat membantu mendorong triptofan, salah satu komposisi dari serotonin hingga 43 persen.

2. obesitas/kegemukan
Berat badan Anda merupakan kontributor terbesar dari tekanan darah tinggi. Namun kondisi ini bisa berbeda dari satu orang ke orang lainnya, terang Dr. Topol. "Beberapa orang dapat menjadi sangat gemuk namun tekanan darahnya normal, sedangkan ada juga orang yang ketika berat badannya naik sedikit tahu-tahu tekanan darahnya sudah meningkat tajam," lanjutnya. Untuk mengatasinya, kurangi asupan makanan olahan dan sediakan buah-buahan, kacang-kacangan, sayuran, biji-bijian serta protein seperti ikan dan daging.

3. Gen
Faktor genetik tentu saja memainkan peranan utama terhadap kondisi tekanan darah Anda, namun hal itu bukan berarti Anda akan mengalaminya jika orangtua Anda memiliki tekanan darah tinggi. Bahkan jika Anda terbebani oleh faktor genetik semacam itu, Anda masih bisa mengesampingkannya dengan gaya hidup aktif, saran Dr. Topo.  Sebuah studi terhadap 6.000 orang yang memiliki riwayat keluarga dengan tekanan darah tinggi terbukti belum tentu mengalaminya sendiri. Setelah lima tahun, studi tersebut menunjukkan bahwa partisipan yang suka berjalan kaki sedikitnya 150 menit setiap minggunya berisiko 34 persen lebih rendah mengidap suatu penyakit dibandingkan partisipan yang gaya hidupnya pasif.

4. Kurang Olahraga
Kurangnya aktivitas tidak hanya berkontribusi terhadap melebarnya lingkar pinggang, tetapi juga meningkatkan risiko tekanan darah tinggi Anda. Untuk mengatasinya, datangi gym atau pusat kebugaran lainnya untuk berolahraga atau bisa juga dengan melakukan aerobik secara rutin, saran Dr. Topol.
Faktanya, American Heart Association merekomendasikan aktivitas fisik intens selama 30 menit atau lebih sedikitnya lima hari dalam seminggu. Alasannya, aktivitas fisik rutin dapat membuka pembuluh darah Anda agar menjaga tekanan dalam pembuluh darah Anda tetap pada level yang normal.

Olah Raga Menurunkan Hipertensi


detail berita

Tubuh Bugar, Hipertensi Turun Cepat? dengan Rutin Lakukan Yoga

 
ORANG-orang yang mengikuti yoga mungkin mendapatkan kebugaran lebih. Hal ini ditunjukkan dari sebuah studi baru yang menunjukkan bahwa yoga dapat melawan tekanan darah tinggi atau yang sering disebut hipertensi.

“Penelitian ini menegaskan apa yang dipercaya banyak orang bahwa olahraga mungkin berguna dalam pengendalian hipertensi,"ujar Dr Howard Weintraub, Seorang ahli jantung dan profesor kedokteran NYU Langone Medical Center di New York City seperti dilansir Newsmaxhealth.com.
Dr Weintraub menambahkan berdasarkan temuan baru bahwa yoga akan menjadi tambahan yang berguna dalam menurunkan tekanan darah tinggi pada   populasi  tertentu. Dalam studi tersebut, penelitian yang dipimpin Dr Debbie Cohen dari University of Pennsylvania dilakukan pengecekan terhadap 58 perempuan dan laki-laki berusia 38 sampai 62 tahun selama enam bulan.

Menurut para peneliti, meskipun studi ini tidak dapat membuktikan hubungan sebab-akibat antara melakukan yoga dua sampai tiga kali dalam seminggu dengan penurunan rata-rata tekanan darah dari 133/80 hingga 130/77. Namun sebagai perbandingan, penurunan rata-rata tekanan darah lebih kecil, yaitu 34/83 hingga 132/82 dari orang-orang yang makan diet khusus tetapi tidak melakukan yoga.

Yang mengejutkan, menurut para peneliti melakukan yoga bersama dengan diet khusus tidak lebih baik dari hanya melakukan yoga. Angka tekanan darah hanya turun sedikit (135/83 sampai 134/81). Hal ini menurut mereka dikarenakan melakukan keduanya membutuhkan waktu yang banyak sehingga menyulitkan mereka.

Dr Weintraub mengatakan bahwa penelitian menunjukkan yoga dapat memiliki efek yang menguntungkan pada hipertensi walaupun kecil. “Meskipun perubahannya hanya kecil, namun dari beberapa studi telah menyarankan bahwa perubahan tersebut bisa bermanfaat jangka panjang yang sangat signifikan”.
 
(Helmi Ade Saputra - Okezone)

Hand Phone dan Hipertensi


detail berita
                                                       

Hindari Hipertensi? Jangan Berbincang di Ponsel Terlalu Lama.

 

ANCAMAN hipertensi bisa diakibatkan dari berbagai hal. Namun penelitian baru mengungkap bahwa penggunaan telefon seluler yang terlalu lama memicu ancaman tersebut.

Seorang peneliti melaporkan bahwa hanya dengan menjawab panggilan telefon seluler ternyata dapat meningkatkan tekanan darah tinggi secara signifikan bagi seseorang.

Para peneliti mencatat salah satu dari tiga orang Amerika (dan 1 milyar orang di seluruh dunia) memiliki tekanan darah tinggi dan diperkirakan 87 persen dari warga AS memiliki ponsel.

Dalam presentasi pada pertemuan ilmiah American Society of Hypertension di San Fransisco minggu ini, para peneliti mengatakan pemeriksaan mereka terhadap relewan ditemukan bahwa berbicara di ponsel secara konsisten dapat menaikkan tekanan darah mereka secara signifikan.

“Telepon selular sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita dan merupakan alat komunikasi yang sangat dibutuhkan untuk bisnis dan berinteraksi dengan orang lain, ujar Giuseppe Crippa, MD, penulis studi sekaligus kepala unit hipertensi di Rumah Sakit da Guglielmo Saliceto di Piacenza Italia yang dilansir oleh Newsmaxhealth.com.

Namun ternyata bukan gelombang radio dari ponsel yang memengaruhi tekanan darah seseorang jadi naik. “Sekarang kita tahu bahwa frekuensi radio yang dihasilkan ponsel tidak memengaruhi tekanan darah dan tidak meningkatkan tekanan darah pada orang yang menderita hipertensi,”lanjut Dr Crippa.

Tekanan darah akan meningkat cepat dan signifikan dalam kondisi telepon seluler berdering dan melakukan percakapan. “Tapi apa efek dari percakapan di ponsel dalam kehidupan kita yang tak menentu durasinya? Dalam penelitian kami telah menunjukkan bahwa tekanan darah terutama tekanan darah sistolik akan meningkat cepat dan signifikan dalam situasi ini,” sambung Dr Crippa. 
Helmi Ade Saputra - Okezone

Telpon HP Memicu Hipertensi ?

Ngobrol via ponsel bisa bikin hipertensi?

Ngobrol via ponsel bisa bikin hipertensi?

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa mengobrol via ponsel bisa meningkatkan tekanan darah.
Peneliti dari Guglielmo da Saliceto Hospital di Italia melibatkan 94 pria dan wanita yang memiliki tekanan darah rendah sampai sedang dalam studi ini.
Responden secara acak menerima panggilan telepon dari ponselnya. Sambil duduk di kursi dalam sebuah ruangan, mereka dibiarkan mengobrol dan diperiksa tekanan darahnya.
Hasilnya, terbukti terjadi peningkatan tekanan darah dari 121/77 menjadi 129/82 selama masa mengobrol dengan telepon genggam.
Namun hal itu hanya terjadi pada seseorang yang kerap mengobrol via ponsel lebih dari 30 menit setiap hari.
Meskipun masih belum yakin kenapa berbicara melalui telepon genggam bisa bikin hipertensi, kepala peneliti Dr G. Crippa menduga hal tersebut terjadi karena gangguan yang tidak biasa diterima oleh seseorang melalui panggilan telepon.
"Responden kami kebanyakan adalah pria dan wanita muda. Sepertinya mereka tidak terbiasa diganggu dengan panggilan via ponsel," tutur peneliti, sebagaimana yang dikutip dari The Daily News.
Hasil penelitian tersebut lantas dilaporkan dalam pertemuan American Society of Hypertension di San Francisco.  (Reporter : Rizqi Adnamazida)